Secangkir teduh hangat luruh menguap
Rusak setitik jadi sebelanga
Kacau karna mengacau
Maaf..
Kenyataannya tak terlihat jernih di penglihatan
Maaf..
Tanpa sengaja membuka saluran peluh baru
Membentuk aliran hujan kata bermata pisau
Menjejal celah yang mungkin masih segar
Mencipta sandungan pada segaris sisa nyawa yang masih bugar
Memicu lajunya makin terengah
Kurang ajar? Mungkin iya
Ah, racun semesta bawah sadar sialan!
Jadi, baik atau buruk, tak semua kabar perlu disampaikan
Dan diam memang (masih) emas
_______
Selatan Jakarta | akhir bulan kelima, 2011
No comments:
Post a Comment