matahari menyeringai tajam
nyata menyilaukan
terang berdiri terlalu gagah
merintih tipis di sudut lega
pada akhirnya kembali singgah ke pentas ternyaman
bersandar tenang, hirup ingar paling merdu
memeluk ria, enggan menoleh
untuk apalagi?
sudah dirasa irama cantik sempurna
mewangi lekat erat tembus sumsum rusuk
tiap pintu pasti berkunci
selamat untuk temuan
rayakan kepulangan
ucaplah syukur karenanya
No comments:
Post a Comment