abu membiru merah pada dialog senja
dentumnya membaur dalam cangkir kopi terakhir tahun ini
terbaca sebelum dibuka
meranggas patah, berujung layu
setengah jus emosi menanduk ngilu
beradu banyak ‘Y’ tak terkontrol
jamuan tutup tahun termaha oke
di teras sana, mereka pasti terkekeh puas
“Telan itu sangkar batu di kepalamu. Kunyah perlahan. Rasakan!”
panggung berkilau ramah
layar masih gagah, belum rebah
sayang, figuran tak pernah dimainkan
hidangan penutup tak tersentuh
sampai mati penikmat tetap penikmat
(masih) lantang berseru, ‘it amazes me, the will of instinct’
kini pegang penuh kendali
‘let it be.. let it be..’
(lagi) ayunkan taring terdalam
benamkan berang, redakan lebam
singkat saja untuk jeda
pantang membekas
diumbar lelehan doa penuh semoga
tugas siapa mengamini?
saya untuk anda
No comments:
Post a Comment